topmetro.news, Samosir – Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk menyampaikan Nota Pengantar Ranperda APBD Kabupaten Samosir Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Samosir, Senin (26/10/2026).
R-APBD 2027 dirancang dengan pendapatan daerah sebesar Rp737,48 miliar lebih dan belanja Rp734,48 miliar lebih. Dengan demikian, terdapat surplus sekitar Rp3 miliar, sementara SiLPA tahun berkenaan ditargetkan nihil.
Ariston mengatakan, penyusunan APBD diarahkan untuk mengoptimalkan kemampuan keuangan daerah dengan memprioritaskan peningkatan kesejahteraan masyarakat, penurunan kemiskinan dan pengangguran, peningkatan infrastruktur serta pemerataan pembangunan antarwilayah.
Sejumlah indikator makro ekonomi 2027 ditargetkan membaik, antara lain pertumbuhan ekonomi 5,64–5,98 persen, PDRB per kapita Rp64,91 juta, angka kemiskinan 10,00–9,50 persen, Rasio Gini 0,234–0,232 poin dan IPM 76,48–77,65 poin. Tingkat Pengangguran Terbuka ditargetkan turun menjadi 0,72–0,63 persen.
Di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah, Ariston mengakui belum seluruh usulan pembangunan dapat diakomodasi. Karena itu, pembahasan bersama DPRD diharapkan menghasilkan kebijakan anggaran yang tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon berharap seluruh program dan kegiatan dalam APBD 2027 disusun secara matang dan komprehensif dengan mengutamakan kebutuhan masyarakat, sehingga target pembangunan dapat dicapai secara optimal.
reporter | Tetty

